Payakumbuh |redaksisatu.id- Bertitik tolak aura mendung akhir- akhir ini menyelimuti perjalanan Partai Golkar Kota Payakumbuh, jelang di selenggarakan Musda (Musyawarah Daerah ) ke XI Kota Payakumbuh), kini kembali bersinar dan bercahaya.
Suasana ceria tersebut, terlihat pra dan pasca digelarnya Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Payakumbuh di Hotel Mangkuto, Kamis, 22 Januari 2026, DPP Partai Golkar berikan ” Diskresi ” kepada YB Dt. Parmato Alam, kembali memimpin DPD II Partai Golkar Kota Payakumbuh 2025- 2030, guna menyatukan faksi yang berselisih, atau mengamankan posisi partai dalam situasi kontestasi yang ketat.

Ketua DPD Golkar Sumatera Barat, H. Khairunas, pada pembukaan Musda XI Partai berlambang pohon beringin itu, juga dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh, Zulmaeta-Elzadaswarman, di barisan depan menjadi sinyal kuat betapa strategisnya peran Golkar dalam menopang stabilitas pembangunan di kota Payakumbuh.
Tampak hadir anggota DPRD Sumbar Nella Abdika Zamri, Dewan Kehormatan Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, hingga ketua DPRD kota Payakumbuh Wirman Putra Dt. Rajo Mantiko Alam. Kehadiran pimpinan partai politik lintas bendera serta unsur FORKOPIMDA, KPU, dan Bawaslu, kian mempertegas bahwa Golkar adalah pilar demokrasi yang disegani.
Yendri Bodra (YB) Dt. Parmato Alam kembali ditunjuk/ dipilih adalah bukti nyata kepercayaan mutlak kader partai. Hal tersebut merupakan mandat ketiga kalinya bagi sang nakhoda untuk memimpin Partai Beringin Payakumbuh masa bakti 2025-2030.
“Amanah ketiga ini bukan sekadar penghormatan, melainkan tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT dan masyarakat. Ini bukan tentang ambisi pribadi, tapi tentang menjaga rumah besar kita dari tingkat kelurahan hingga kecamatan agar tetap solid,” ujar YB Dt. Parmato Alam dengan nada rendah hati yang berwibawa.
Ditegaskan, transformasi besar partai “Golkar kini lebih segar, ramah bagi generasi milenial dan Gen Z. Bersama KNPI dan Karang Taruna, kita siap mempertahankan kursi pimpinan di DPRD dengan cara-cara yang cerdas dan relevan.”
Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam pidatonya memberikan testimoni luar biasa. Ia menyebut Golkar bukan hanya sekadar partai, melainkan mitra strategis pemerintah yang selama ini berperan sebagai “penyejuk” di tengah dinamika politik.
“Golkar selalu mengedepankan musyawarah di atas konflik. Kami titipkan harapan agar fraksi Golkar terus mengawal program strategis seperti kesehatan dan ekonomi kerakyatan, serta menjaga kondusivitas kota di tengah suhu politik nasional yang dinamis,” harap Zulmaeta.
Senada dengan itu, H. Khairunas memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan YB Dt. Parmato Alam dalam menjaga marwah partai tanpa riak. Sebagai pimpinan wilayah, ia menegaskan bahwa Payakumbuh adalah lumbung suara utama di Sumbar.
Pada sesi penetapan Ketua terpilih, Sekretaris DPD Provinsi Sumatera Barat, Helmi Moesim, mengapresiasi pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Kota Payakumbuh, telah melaksanakan agendanya secara sukses dan sesuai aturan.
“Tidak perlu menunggu pelantikan, mesin partai harus segera dipanaskan. Sinergi antara pusat, provinsi, dan kota harus berada dalam satu komando. Kita adalah pelayan rakyat, dan kemenangan Golkar adalah kemenangan kepentingan masyarakat,” tegas Helmi penuh semangat. (xxx)

